UTS
( universitas Teknologi Sumbawa )
Jufriadi
Teknik Informatika
Sistem Digital VS Sistem Analog
SISTEM ANALOG
Analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan
proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat
variabel yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk
sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman
sinyalnya pada gelombang elektromagnetik. Dua parameter/karakteristik
terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan
frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang
sinus memiliki tiga variabel dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan
phase.
· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Kecepatan gelombang ini disebut dengan Hertz (Hz). Kekurangan sistem
analog ini adalah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error
dan tidak bisa mengukur sesuatu dengan cukup teliti. Karena hal ini
disebabkan kemampuan mereka untuk secara konsisten terus – menerus
merekam perubahan yang terus menerus terjadi, dalam setiap pengukuran
yang dilakukan oleh sistem analog ini selalu ada peluang keragu – raguan
akan hasil yang dicapai, dalam sebuah sistem yang membutuhkan ketepatan
kordinasi dan ketepatan angka – angka yang benar dan pas, kesalahan
kecil akibat kesalahan menghitung akan berdampak besar dalam hasil
akhirnya. Sistem ini butuh ketepatan dan ketelitian yang akurat, salah
satu bentuknya adalah otak kita. Hal-hal seperti ini tidak terjadi pada
sistem digital. Oleh karenanya saat ini banyak peralatan maupun aplikasi
yang beralih dari sistem analog menjadi sistem digital.
SISTEM DIGITAL
Digital merupakan sebuah teknologi yang mengubah sinyal menjadi
sebuah kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang
mudah, cepat, dan akurat. Sinyal tersebut dinamakan sebagai ‘bit’.
Penggunaan sistem digital ini sekarang telah banyak menggantikan
pemakaian sistem analog. Signal digital ini memiliki berbagai
keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog
yaitu :
– Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
– Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
– Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
– Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
– Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
– Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
- Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
contoh periferal nya adalah :
sistem analog : * TV analog dan * Telephone analog
sistem digital : * komputer dan * TV digital
Tidak ada komentar:
Posting Komentar