Sabtu, 11 Oktober 2014

Sistem Digital Minggu ke 4

Assalamualaikum Wr. Wb.
Jufriadi
Teknik Informatika Kelas B
Universitas Teknologi Sumbawa (UTS)

1.  Aljabar Boolean
          Matematika Merupakan sarana yang berguna dalam analisis rangkaian logika digital. Semua operasi logika dalam suatu rangkaian logika tergantung pada ada atau tiadanya sisnyal, suatu variabel logika hanya dapat memiliki satu dari dua nilai yang mungkin terjadi yaitu 0 atau 1. Matematika dengan dua nilai itu disebut dengan Aljabar Boolean dua nilai. Aljabar Boolean dapat didefinisikan dengan suatu himpunan unsur dan sejumlah aturan-aturan untuk menentukan logika digital, atau “switching algebra”, yaitu berupa aksioma-aksioma dan teorema-teorema. Operator-operator yang digunakan pada Aljabar Boolean : { · , + , ‘ ,  }. Aksioma-aksioma dan Teorema-aksioma digunakan untuk membantu atau mereduksi logika kompleks menjadi logika lebih sederhanameningkatkan “area dan kecepatan” dari rangkaian digital.

2.  Aksioma dan Teorema pada Aljabar Boolean
Aksioma merupakan kumpulan definisi dasar minimal yang diasumsikan benar dan secara menyeluruh mendefinisikan aljabar switching dan dapat digunakan untuk membuktikan teorema-teorema aljabar switching lainnya. Berikut Aksioma-aksioma dan teorema-teorema dalam Aljabar Boolean :

Contoh manipulasi ekspresi Boolean
Bagaimana menyatakan (A · B + C)?
Gunakan teorema DeMorgan.
A · B + C  = ( ( A · B + C )’ )’
                 = ( ( A · B )’ · C’ )’
                 = ( ( A’ + B’ ) · C’ )’
( A · B + C )’ = ( A’ + B’ ) · C’
3.  Aksioma-aksioma dan Teorema-teorema Aljabar Switching
3.1.  Term perkalian:
Z’, (W · X · Y), (X · Y’ · Z), (W’ · Y’ · Z)

3.2  Term penjumlahan:
Z’, (W + X + Y), (X + Y’ + Z), (W’ + Y’ + Z)
3.3  Ekspresi sum-of-products (SOP):
Z’ + (W · X · Y) + (X · Y’ · Z) + (W’ · Y’ · Z)
3.4  Ekspresi product-of-sums (POS) :
Z’ · (W + X + Y) · (X + Y’ + Z) · (W’ + Y’ + Z)
3.5  Term normal: 
       term perkalian atau penjumlahan di dalamnya tidak ada variabel yang muncul lebih dari sekali. 
Contoh term-term non-normal: W·X·X·Y’ W+W+X’+Y X·X’·Y
Contoh term-term normal: W·X·Y’ W+X’+Y

4.  Minterm dan Maxterm
4.1  Minterm

  • Sebuah minterm n-variabel merupakan sebuah term perkalian normal dengan literals.
  • Terdapat 2^n (2 pangkat n) term perkalian yang demikian.
  • Contoh minterm 4 variabel: W · X’ · Y’ · Z’ W · X · Y’ · Z W’ · X’ · Y · Z’ 
  • Dapat didefinisikan sebagai sebuah term perkalian yang = 1 pada benar-benar satu baris dari tabel kebenaran.
4.2  Maxterm

  • Sebuah maxterm n-variabel merupakan sebuah term penjumlahan normal dengan n literals.
  • Terdapat 2^n term-2 penjumlahan yang demikian.
  • Contoh-2 maksterm 4-variabel : W’ + X’ + Y + Z’ W + X’ + Y’ + Z W’ + X’ + Y + Z
  • Dapat didefiniskan sebagai sebuah term penjumlahan yang = 0 pada benar satu baris dari tabel kebenaran.

4.3  Representasi Penjumlahan Kanonis

  • Minterm i : Baris i dari tabel kebenaran yang memiliki keluaran 1.
  • Penjumlahan Kanonis (Canonical sum): Jumlah dari seluruh minterms untuk suatu fungsi yang diberikan pada (tabel kebenaran).
  • Notasi untuk Fungsi Minterm adalah : Σ
  • Contoh : Σ X,Y,Z (0, 3, 4, 6, 7) = X’·Y’·Z’ + X’·Y·Z + X·Y’·Z’ + X·Y·Z’ + X·Y·Z
  • Representasi ini biasa direalisasi dengan menggunakan rangkaian logika AND-OR 2 level dengan inverter-inverter pada masukan-masukan gerbang AND, seperti yang diperlukan.
  • Fungsi direpresentasikan dengan tabel kebenaran:




  • Mempunyai representasi penjumlahan kanonis sebagai berikut : F = Σ X,Y,Z (0, 3, 4, 6, 7) = X’·Y’·Z’ + X’·Y·Z + X·Y’·Z’ + X·Y·Z’ + X·Y·Z

4.4  Representasi Perkalian Kanonis

  • Maxterm i: baris i dari tabel kebenara yang mempunyai keluaran 0
  • Pekalian kanonis: Perkalian dari maxterms untuk suatu fungsi yang diberikan pada (tabel kebenaran)
  • Notasi π : Contoh: π X,Y,Z (1,2,5) = (X + Y + Z’) . (X + Y’ + Z) . (X’ + Y + Z’)
  • Representasi direalisasi dengan menggunakan rangkaian logika OR-AND 2 level dengan inverter pada masukan-masukan gerbang OR, seperti dibutuhkan
  • Fungsi direpresentasi dengan tabel kebenaran:


  • Memiliki representasi perkalian kanonis Sebagai berikut : F = π X,Y,Z (1,2,5) = (X + Y + Z’) · (X + Y’ + Z) · (X’ + Y + Z’)
  • Sistem dan Teknologi Informasi Minggu ke 3

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Jufriadi
    Teknik Informatika Kelas B
    Universitas Teknologi Sumbawa (UTS)
    Tugas Wajib STI Minggu ke 3

    1 Pengertian Sistem Operasi
    Pengertian sistem operasi adalah penghubung antara lapisan software dan lapisan handware. Namun secara umum sistem operasi adalah software pada lipasan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada memori komputer pada  saat komputer dinyalakan. Sistem operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. Dalam ilmu komputer, sistem operasi atau dalam bahasa inggris operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan control dan manajemen perangkat serta operasi-operasi dasar, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
    Secara umum sistem operasi terdiri dari beberapa bagian :
    1.      Mekanisme Booting yaitu meletakkan kernel ke dalam memori.
    2.      Kernel yaitu inti dari sebuah sistem operasi.
    3.      Command Interpreter atau Shell yang bertugas membaca input dari pengguna.
    4.      Pustaka-pustaka yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
    5.      Driver  untuk berinteraksi dengan handware internal sekaligus untuk mengontrol mereka.

    2 Perbedaan serta Kelebihan dan Kekurangan dari Sistem Operasi
    1.      LINUX
    Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan
    kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux.
    Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia
    bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386,
    prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.
    Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi
    komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana
    kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux,
    kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux,
    melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX.
    Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan
    proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation. Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang, tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux).
    Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa
    teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik
    menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksama
    untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi
    keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya
    memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia
    tentang Linux.

    Kelebihan linux
    • Linux adalah sistem yang Open Source
    • Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta
    • Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya.
    • Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client
    • Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya.
    • Kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows
    • Dapat menggunakan TCP/IP
    • Mendukung File System 32 Bit
    • Multi User
    • dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka.
    • Multitasking memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer.
    • Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat virtual memory
    • Login User tanpa batas
    • Mendukung 34 madan Akses Sistem File yang berbeda
    • Menyediakan Emulator
    • Partition Mounting yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows
    • Linux dilengkapi juga dengan Proxy Server Local yang biasa digunakan oleh ISP  dan juga kampus-kampus di seluruh dunia
    • Dapat digunakan sebagai Web Server
    • Dapat digunakan sebagai FTP Server
    • Dilengkapi dengan Firewall
    • Shell Programmable
    • menyediakan semua Program dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD
    Kekuranga Linux                       
    • Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
    • Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.
    • Sulit bagi pengguna awam untuk beradaptasi,anda telah menggunakan MS Windows sejak tahun 1995 hingga kini? Maka Anda akan mengalami kesulitan saat mengoperasikan Linux. File System, Hirarki File, Hak Akses, Format File-nya sangat berbeda dengan MS Windows
    • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
    • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.